kata Game sudah tidak asing lagih bagi yang mendengarnya, dan Game tidak mengenal kalangan dari yang tua sampai remaja bahkan anak-anak,Game merupakan permainan yang mulainya hanya sebagai hiburan dan kalou tidak di barengi dampingan orang tua bisa juga bermain Game menjadi ketagihan,Game banyak pendapat bahwa Game bisa menjadi pengaruh yang negatif bagi perkembanga anak, tapi menurut hemat saya tidak semuanya benar, tergantung Game yang di mainkan anak, dan bagaimana peran orang tua untuk mengarahkan, karena tungtutan jaman sekarang “barmain Game sudah hal biasa”selagih dalam batasan wajar.

 

Dalam memainkan Game dampingan orang tua, untuk dapat

cc

memilih game yang layak di mainkan atou tidak,banyak game yang dapat membawa anak untuk lebih baik, dan bukan hanya sekedar bermain game, karena menurut hemat saya bermain game dapat menaikan IQ atou memori yang ada pada anak secara bertahap, game yang sipatnya mendidik dan anak, dan dengan memainkan Game pada anak untuk dapat menggunakan penalaran dan berpikir secara logis.

Anggapan bahwa bermain Game hanya dapat memberi pengaruh negatif itu salah besar, karena bermain sambil belajar lebih baik dari pada bermain secara di paksakan kalou pada anak, denga menggunakan media permainan sangat cepat di serap oleh anak, karena pesan yang di sampaikan tidak secara terpaksa tapi satai dan pastinya tidak di sadarioleh anak bahwa ia sedang belajar

Seperti yang terjadi pada ank-anak saya, yang kebetulan masih kecil dan ada yang SD maupun yang masih Paud,tidak sengaja anak saya yang usianya masih empat tahun sudah bermain computer, karena ketertarikan bermain Game, dan anak saya yang usia sudah mahir pakai computer dengan baik, yang pada awalnya hanya bermain Game,dan saya sebagai ibu selalu mendapingi dan memberi pengarahan pada ank-anak saya apa saja game yang boleh di mainkan, contohnya game yang bersipat mendidik,diantaranya,Tetris dianggap sebagai batu fondasi untuk pengembangan IQ , karena dengan bermainGame ini memerlukan ketangkasan keterampilan dan banyak lagih yang sipatnya fositif, dan yang sering anak saya mainkan adalah cara memasak cara menghias pengantin dan banyak permainna permapuan lainnya, yang pasti di dalam Game yang di mainkan terdapat yang sifatnya mendidik, tapi jangan salah banyakloh game yang bisa berpengaruh negatif, di sinih terlihat jelas peran orang tua sangat di perlukan